🌹Mengenal Lebih Dalam Penyakit Hipertensi (Bagian II) 🌹

🌹Mengenal Lebih Dalam Penyakit Hipertensi (Bagian II) 🌹

✒dr. Dianika Ummu Raihana
——————–

📚Faktor-faktor yang turut berperan menyebabkan hipertensi sangat banyak, diantaranya:

1⃣ Obesitas atau kelebihan berat badan 🍔
Obesitas akan mengakibatkan kerja jantung lebih berat sehingga dalam jangka waktu lama, jantung memompa lebih kuat dan tekanan darah akan cenderung naik.

2⃣ Merokok 🚭
Zat-zat kimia seperti nikotin dan karbon yang dihisap melalui rokok kemudian masuk ke dalam darah dapat merusak lapisan bagian dalam dinding pembuluh darah, mengakibatkan proses penyumbatan pembuluh darah, sehingga tahanan dinding pembuluh darah tepi meningkat.
Nikotin juga menyebabkan kebutuhan oksigen otot-otot meningkat sehingga jantung perlu bekerja lebih keras, denyut jantung pun akhirnya meningkat sehingga tekanan darah meningkat.

3⃣ Stres 💫
Dalam keadaan stress, pembuluh darah akan menyempit sehingga menaikkan tekanan darah.
Jika tubuh terus menerus berada dalam keadaan stres, maka tekanan darah pun akan tetap tinggi.
Tekanan darah yang selalu tinggi akan memaksa jantung untuk bekerja lebih keras.
Hal ini akan merusak dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah akan semakin tinggi lagi.
4⃣ Banyak mengkonsumsi garam 🍚
Natrium yang terkandung dalam garam memiliki sifat menarik air.
Jika natrium terdapat dalam jumlah yang banyak di pembuluh darah, cairan di pembuluh darah akan meningkat, volume meningkat sehingga tekanan darah akan meningkat.

5⃣Mengkonsumsi alkohol🚫
Alkohol dalam darah merangsang pelepasan hormon adrenalin dan hormon-hormon lain yang membuat pembuluh darah menyempit atau menyebabkan penumpukan lebih banyak natrium dan air.

6⃣ Banyak mengkonsumsi minuman yang mengandung kafein ☕
Kafein menyebabkan peningkatan hormon adrenalin yang akan membuat denyut jantung meningkat dan pembuluh darah menyempit.

7⃣ Banyak mengkonsumsi makanan berlemak 🍳
Lemak yang berlebih akan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol ini akan menumpuk di dinding pembuluh darah sehingga dinding pembuluh darah akan menjadi sempit dan kaku.

8⃣ Kurang berolahraga 👟
Kurang berolahraga, tidak dapat membakar lemak berlebih yang  menumpuk di dinding pembuluh darah.

💥Apa saja komplikasi hipertensi? 💥

⚫penyakit jantung koroner
Tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah yang menyalurkan oksigen ke otot jantung pecah atau mengalami kerusakan, yang pada akhirnya menyebabkan pembuluh darah tersebut buntu.
Hal ini menyebabkan otot jantung kekurangan oksigen bahkan otot jantung bisa sampai mati sehingga timbul serangan jantung.

🔴stroke
Jika kerusakan pembuluh darah terjadi di otak, akan menyebabkan stroke

⚪gagal ginjal
Kerusakan pembuluh darah di ginjal menyebabkan kerusakan ginjal sehingga timbul gagal ginjal

🔵payah jantung / gagal jantung
Karena tekanan darah tinggi, jantung dipaksa untuk memompa darah lebih kuat.
Hal ini menyebabkan otot-otot jantung semakin lama semakin lelah sehingga otot-otot jantung lama-kelamaan akan kendur.
Jantung tampak membesar namun kekuatannya berkurang karena sudah terlalu lelah memompa.
Keadaan ini disebut payah jantung/gagal jantung.

🔘kerusakan mata yang disebut Retinopati Hipertensi
Bagian mata yang disebut retina berfungsi untuk menangkap bayangan benda2.
Pada retina terdapat banyak pembuluh darah kecil yang mudah rusak jika seseorang menderita Hipertensi. Keadaan ini dapat membuat daya pandang berkurang bahkan bisa sampai mengakibatkan kebutaan.

⭕kerusakan saraf yang disebut Neuropati hipertensi.
Sel-sel saraf juga membutuhkan oksigen dan nutrisi dari pembuluh darah, sehingga kerusakan pembuluh darah dapat menyebabkan kerusakan saraf.

♻ Masih banyak komplikasi hipertensi yang lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

🍃🌻 Langkah apa saja yang perlu ditempuh untuk mengobati sekaligus mencegah hipertensi? 🌻🍃

🍚 Mengurangi konsumsi garam menjadi 5 gram/hari.
🍖Mengurangi makanan berlemak.
🍆Memperbanyak makan sayur dan buah
🚭 Tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol.
☕ Mengurangi minum kopi dan minuman berkafein lainnya.
🍛Menurunkan berat badan.
👟Olah raga teratur. misalnya jalan kaki, joging, bersepeda, berenang;
minimal 30 menit, dilakukan secara teratur idealnya 2 hari sekali.
⛲ Relaksasi dan rekreasi serta cukup istirahat untuk mengurangi atau
menghilangkan stres.
🌰Walaupun masih banyak diteliti, konsumsi seledri, pace, mentimun, belimbing wuluh dan bawang putih ternyata banyak membantu menurunkan tekanan darah.
💊Pemberian obat anti hipertensi.

🏪 Penderita dengan tekanan darah di atas 200/120 dikatakan menderita krisis hipertensi.
Keadaan ini dapat dengan cepat menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh sehingga penderita perlu dirawat inap.

⚠PENTING ⚠

☝penderita hipertensi ringan diharapkan terlebih dahulu menerapkan pola hidup sehat seperti yang disebutkan di atas untuk menurunkan tekanan darah dan menjaganya tetap stabil.
Seringkali, biidznillah, penderita yang menerapkan pola hidup sehat tidak memerlukan obat anti hipertensi. Namun jika tekanan darah terlalu tinggi, naik mendadak, atau menimbulkan komplikasi, diperlukan obat anti hipertensi disamping tetap menjalankan pola hidup sehat.

⚠ obat anti hipertensi mempunyai cara kerja yang berbeda-beda, ada yang bekerja dengan cara mengurangi denyutan jantung, ada yang mengurangi beban kerja jantung, melebarkan pembuluh darah, dan sebagainya.

⚠penggunaan obat anti hipertensi disesuaikan antara lain dengan usia penderita, derajat hipertensi, serta ada tidaknya penyakit yang menyertai/komplikasi. Misalnya, obat hipertensi untuk penderita sakit ginjal berbeda dengan yang fungsi ginjalnya masih normal, obat hipertensi untuk wanita hamil tidak bisa disamakan dengan yang tidak hamil, dll.

➡sehingga, penderita hipertensi diharapkan memeriksakan tekanan darahnya ke dokter dan meminum obat sesuai petunjuk dokter, tidak “mencontek” obat yang diminum penderita lain⚠

🌿 و الله أعلم بالصواب 🍃

💐BIKUM💐

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published