daging kurban 2

🍣🍖🍣🔪🍖🍣🍖
=================🍖
Membagi Daging Kurban Kepada Non Muslim
=========================🍣

✒ Pertanyaan : Apakah diperbolehkan bagi orang non muslim untuk turut makan daging hewan kurban ?

📜 Jawaban :

iya,boleh bagi kita untuk memberi makan berupa daging kurban kepada orang kafir yang dalam perjanjian damai (bukan kafir yang sedang memerangi kita-pent) dan yang ditawan.

Dan boleh untuk memberikan kepada orang kafir karena kefakirannya,atau karena masih kerabat,atau tetangga,atau untuk melembutkan hatinya. Karena sesungguhnya ibadah kurban terletak pada peneyembelihannya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, adapun dagingnya maka yang afdhol adalah dia makan sepertiganya,dan dihadiahkan untuk para kerabatnya,tetangganya,dan sahabat-sahabatnya sepertiganya,dan disedekahkan untuk kaum fakir sepertiganya.

Dan apabila ia menambah atau mengurangi dalam pembagian ini,atau mencukupkan dengan sebagiannya,maka tidak mengapa,ini adalah perkara yang luas.

Adapun kafir harbi (yang memerangi kaum muslimin),maka tidak boleh diberi daging kurban,karena yang wajib adalah menekan dan melemahkan mereka, bukan justru menolong dan memperkuat mereka dengan sedekah,demikian pula hukum dalam sedekah yang sunnah, berdasarkan keumuman firman Allah Ta’ala  :

لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ [سورة الممتحنة:8].

“Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al Mumtahanah: 8).

Dan karena Nabi -shalallahu ‘alahi wa sallam- memerintahkan kepada Asma bintu Abi Bakr -radhiyallahu ‘anha- untuk menyambung hubungan dengan ibunya dengan harta dalam keadaan ibunya musyrik pada masa genjatan senjata.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

📚 Fatwa Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta’ Pertanyaan ke-3 dari fatwa no.1997

👉🏻 http://www.alifta.net/Fatawa/FatawaChapters.aspx?View=Page&BookID=3&PageID=4216&back=true&languagename=

🌷🍃ash shalihah🍃🌷

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published