Nyeri Punggung Saat Kehamilan & Setelah Melahirkan

🍼🍭🍼🍭🍼🍭🍼🍭

بسم الله الرحمن الرحيم.

🌼Nyeri punggung pada saat kehamilan dan setelah melahirkan.

🌼🌼🌼

🍂Masa kehamilan, salah satu hal yang kerap dikeluhkan ibu yakni nyeri punggung. Bahkan umumnya, di bulan-bulan awal setelah melahirkan, ibu masih sering mengeluh nyeri punggung baik di bagian atas atau bawah.

💥Rasa nyeri yang dialami ibu di punggung bermula ketika hormon relaxin meningkat di masa kehamilan. Peningkatkan kadar hormon relaxin membuat ligamen lebih rileks.

✋🏻Dampaknya punggung Anda tidak bisa mendukung berat tubuh seperti biasanya. Pertambahan bobot juga tidak membantu dan menyebabkan pusat gravitasi bergeser ke depan.

👉🏼Oleh sebab itu postur ibu hamil seringkali terlihat condong ke depan sedangkan bokongnya justru cenderung ke belakang. Ditambah dengan pembesaran payudara maka makin berat beban tubuh yang harus disangga oleh ligamen di punggung.

🍼Setelah melahirkan, nyeri punggung juga masih dialami beberapa ibu.

▶ Penyebab umum kondisi adalah posisi ibu yang kurang tepat ketika melakukan aktivitas bersama bayi yang melibatkan otot pinggang dan punggung.

🔗Misalnya; saya ketika mengganti popok atau mengangkat bayi lalu bermain dengan si kecil.

👉🏼Untuk kasus nyeri punggung bawah, biasanya berkaitan dengan kegiatan menggendong bayi yang makin hari makin berat tentunya.

👉🏼Posisi mengangkat bayi yang salah juga bisa menjadi penyebab. Sebaiknya saat mengangkat si kecil tetap tegapkan tubuh Anda kemudian langsung angkat bayi seperti biasa.

💡Penanganan

🔘1. Mengoleskan semacam obat gosok untuk merileksasi otot-otot di punggung.

🔘2. Menjaga posisi tubuh yang tepat (ergonomi) saat melakukan aktivitas, terutama ketika menggendong bayi.

🔘3. Mengistirahatkan tubuh, berbaring di alas keras.

🏪🚗 Apabila rasa nyeri itu tak kunjung reda, sebaiknya konsultasi ke dokter.

والله أعلم بالصواب.

✒ dr. Emy Um Khonsa`.

🌐 Dipublikasikan pada:
ⓙ ⓤ ⓜ ⓐ ⓣ, 10 Al Muharram 1437H || 23 Oktober 2015.

🍯 Majmu’ah BIKUM 🍯

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published