Analgetik

بسم الله الرحمن الرحيم

〽ANALGETIKA〽
•┈┈┈┈• ● ✿ ●•┈┈┈┈•

Analgetika atau obat penghalang rasa nyeri adalah zat zat yang mengurangi atau menghalau rasa nyeri tanpa menghilangkan kesadaran.
Nyeri adalah perasaan sensoris dan emosional yang tidak enak dan berhubungan dengan gangguan / kerusakan jaringan.
Rasa nyeri dapat sebagai isyarat adanya gangguan di jaringan, seperti peradangan, infeksi, atau kejang otot.

Obat obat analgetika beberapa masuk kedalam golongan NSAID (Non Steroidal Anti Inflamatory Drugs) atau obat obat anti inflamasi non steroid.
⤵NSAID drugs merupakan golongan obat non steroid yang memiliki efek analgetik (pereda nyeri), anti piretik (menurunkan demam), dan anti inflamasi (mengurangi radang).

➖NSAID drugs bukan merupakan obat golongan narkotika.
Disebut Non Steroid karna untuk membedakan dengan obat golongan steroid, hal ini berhubungan dengan mekanisme kerja secara kimiawi nya.

®Berdasarkan kerja farmakologisnya, analgetika terbagi menjadi :

a. Analgetika non narkotik (perifer) :

Parasetamol (Asetaminofen).

↪Obat antinyeri dan antidemam ini paling banyak digunakan, karena pada takaran biasa bersifat aman (bagi anak anak dan wanita hamil /menyusui bila dimakan untuk waktu singkat).
⌛Daya kerjanya sedikit lebih singkat dari Asetosal tapi hampir sama kuatnya, tidak bersifat antiradang.

Asetosal (Aspirin).

Obat antinyeri tertua ini juga berkhasiat antidemam.
↗Pada dosis tinggi (3-4 g sehari) juga bekerja antiradang.

Anak anak, wanita hamil /menyusui TIDAK DIANJURKAN minum obat ini, karena adanya resiko akan radang otak yang serius (penyakit Rye).

❎Efek samping penggunaannya banyak maka harus hati hati pada penggunaannya. Misalnya pada pasien gangguan lambung, karena obat ini dapat merangsang pengeluaran selaput lendir lambung (yang bersifat asam).
Contoh lain adalah efek merintangi pembekuan darah, sehingga jangan digunakan sesudah pencabutan gigi karena beresiko pendarahan terus menerus. Tapi efek ini justru digunakan pada pasien pasien penyakit tertentu, misalnya pasca serangan jantung atau serangan otak.

⚡Catatan : aspirin dosis rendah 80 mg sering diresepkan oleh dokter spog sebagai antiplatelet (anti pembekuan darah) bagi ibu hamil.
Pada keadaan mendesak diberikan bila ibu hamil ada gangguan darah (darahnya mudah membeku sehingga membahayakan janin karena aliran darah plasenta kurang lancar ).

______________ halaman 1⏳

Publikasi:Jumat, 9 Jumadil Awwal 1437H / 18 Maret 2016.

Channel Telegram:
» bit.ly/Majmuah_Bikum

Website:
» bikum.web.id

Majmu’ah BIKUM
_______________ halaman 2

Asam mefenamat.

￿➡Obat ini merupakan antiradang yang kuat dan antinyeri yang cukup baik tapi antidemamnya lemah.

❎￿Efek samping diantaranya merangsang pengeluaran mukosa lambung. Sehingga pasien penyakit lambung, anak anak, dan wanita hamil /menyusui tidak dianjurkan menggunakan obat ini karena efek keamanannya belum diketahui pasti.

￿ℹIbuprofen.
￿➡Obat ini merupakan antiradang, antinyeri dan antidemam yang cukup baik.

￿❎Efek umumnya sedikit lebih baik dari parasetamol tetapi efek sampingnya hampir sama dengan asetosal (misal e.s gangguan lambung). Maka dari itu tidak disarankan untuk anak dibawah usia 1 th (kecuali diresepkan oleh dokter pada kondisi darurat), juga pada wanita hamil dan menyusui. Hati hati juga penggunaan pada pasien yang memiliki riwayat gangguan lambung.

b. Analgetika narkotik

Analgetika ini digunakan untuk menghalau rasa nyeri hebat, seperti keadaan fraktura dan kanker.
Contoh obatnya Morfin dan turunannya.

￿Analgetika golongan NSAID bila dilihat efek sampingnya yaitu memicu pengeluaran mukosa lambung, maka sebaiknya diminum setelah makan terutama pada pasien dengan riwayat gangguan lambung.

♨￿Contoh obat golongan NSAID dan perbandingan resiko relatif menyebabkan gangguan lambung dari yang terbesar sampai terkecil (menurut prof zullies ikawati) :

￿✖ Indometasin ~ risk 2.25
￿✖ Naproksen ~ risk 1.83
￿✖Diklofenak ~ risk 1.73
￿✖ Piroksikam ~ risk 1.66
￿✖ Meloksikam ~ risk 1.43
￿✖ Tenoksikam ~ risk 1.24
￿✖ Ibuprofen ~ risk 1.19

©Contoh golongan NSAID lainnya :
Antalgin (Mentampiron).

‼INGAT tips mengkonsumsi obat :

〰 bacalah selalu kandungan obat

〰 perhatikan kontraindikasi obat

〰 minumlah sesuai dosis yang dianjurkan

〰 minumlah obat dengan minuman yang baik untuk menciptakan efek obat yang pas (sesuai jenis/kandungan obat)

♻minumlah obat sesuai waktu yang dianjurkan, pagi/siang/malam, setelah/sebelum makan (tergantung jenis/kandungan obat)

❓❔ jika ada keraguan maka segera tanyakan pada apoteker/ farmasis.

والله اعلم بالصواب

Oleh: #Ratna Um Yusya, S. Farm, Apt.
Telah dikoreksi dr. Agustin Aisyah, Sp. PK, MKes

_______________________⏳
Publikasi:Jumat, 9 Jumadil Awwal 1437H / 18 Maret 2016.

Channel Telegram:
» bit.ly/Majmuah_Bikum

Website:
» bikum.web.id

Majmu’ah BIKUM

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published