Daun Kelor Super Nutrisi

بسم الله الرحمن الرحيم

🌿 Daun Kelor, Super Nutrisi 🌿
•┈┈┈┈•●❁●•┈┈┈┈•

🌿Tahukah anda, bahwa daun kelor memiliki
👍 zat besi yang lebih tinggi dibandingkan bayam ?!
👍 Protein dan kalsium yang lebih tinggi dibandingkan susu ?!
👍 Vitamin yang lebih tinggi dibandingkan jeruk dan wortel ?!
Serta kandungan gizi lainnya yang super 👍🏼👍🏼
( lihat gambar perbandingannya di bawah ).

🔬 Kandungan Super Nutrisi daun Kelor ini didasarkan atas fakta yang telah diverifikasi kebenarannya dari berbagai penelitian di dalam maupun luar negri pada publikasi beberapa Jurnal Ilmiah,
serta didukung penggunaannya oleh organisasi-organisasi tingkat dunia.

🏢 Ketua Ikatan Apoteker Indonesia DKI Jakarta, Azizah Wati dalam sambutannya pada Seminar Ilmiah Tanaman Kelor di Kantor Pusat BPOM, Jakarta pada Rabu (12/8/2015), berkata :

💬 “Ibu-ibu yang kekurangan darah bisa mengonsumsi ini tanpa harus membeli obat. Hasilnya pun bagus,”

Beliau telah melakukan uji klinis terhadap manfaat daun kelor yang luar biasa. Sehingga beliau menyarankan untuk mengkonsumsi serta menanamnya karena sangat mudah tumbuh dan banyak kandungan gizinya.

🏢 Dr Nadimin, SKM, MKes, dari Jurusan Gizi Poltekkes Makassar, juga menyarankan penggunaannya bagi ibu hamil untuk mencegah anemia, dan ancaman bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR).
Beliau telah meneliti kandungan zat besi daun kelor.
Zat besi adalah gizi yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan darah.

💬”Saya lakukan penelitian kepada ibu hamil normal, artinya tak ada penyakit. Ada kapsul ekstra daun kelor dan kapsul besi folat diberikan selama 12 minggu dan hasilnya terjadi peningkatan zat besi. Menariknya peningkatan itu setara, artinya ekstrak daun kelor bisa mencegah anemia pada ibu hamil,” kata beliau saat berada di Kemenkes, Jakarta Selatan, (24/11/2015).

🏢 WHO pun telah merekomendasikannya sebagai makanan untuk pengobatan malnutrisi (gizi buruk) sejak tahun 1998,
hal ini disebutkan dalam buku Miracle Tree, tulisan Dr Monica G. Marcu, Ph. D, Pharm. D
dan sumber lainnya berdasarkan penelitian.

🏢 Maka tidaklah mengherankan apabila Ka Dinkes Kota Malang Dr Asih Tri Rahmi Nuswantari, menghimbau masyarakat untuk mulai mengkonsumsi daun kelor sebagai pengganti protein dalam susu. Selain harganya lebih terjangkau, daun kelor juga memililki kandungan gizi lain yang tinggi.
Beliau berkata,

💬 “Kandungan yang ada di dalam daun kelor tidak kalah dengan susu, apalagi daun kelor cocok dikonsumsi semua usia,”

💬 “Daun kelor mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita, jika masyarakat terbiasa mengkonsumsi kelor, saya yakin bisa menjadi salah satu langkah pencegahan gizi buruk di masa mendatang,”

Oleh karena itu beliau merencanakannya sebagai program pemenuhan gizi pada anak dan balita. Beliau berkata,

💬 “Tahun depan, rencana itu diharapkan berjalan. Program tersebut sekaligus mengganti program pembagian susu dan biskuit bagi balita di Posyandu yang telah berlangsung bertahun-tahun. Tak hanya anak-anak, kami juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mengonsumsinya sebagai pengganti protein dalam susu.”

Beliau menambahkan, bahwa anak perlu asupan gizi yang layak. Kebanyakan anak dengan gizi buruk berasal dari keluarga dengan ekonomi rendah. Dan, daun kelor ini bisa menjadi solusi, meski tidak menjadi makanan utama, tapi mampu melengkapi kebutuhan protein atau gizi bagi tubuh.

👍🏼Daun kelor baik sekali dikonsumsi anak, balita, ibu hamil dan menyusui.
Meski demikian, masih sedikit orang yang mengkonsumsinya, hal ini
karena kurangnya pemahaman dan tidak biasa mengkonsumsinya tiap hari, berbeda dengan susu yang biasa dikonsumsi setiap saat. Sungguh sangat disayangkan.

🌿 Tak kenal maka tak sayang.. Nah, seperti apa daun kelor itu, mari kita simak penjelasan berikut ini.

✿ •┈┈┈┈• ●Hal. 1●•┈┈┈┈• ✿

🍯Majmu’ah BIKUM🍯
_____________________(2)

🌿 Daun Kelor 🌿
•┈┈┈┈• ●❁●•┈┈┈┈•

🌿 Daun kelor / Moringa oleifera
Inggris: Moringa, miracle tree
Melayu: kalor, merunggai, sajina

🌿 Ciri-Ciri Tanaman 🌿

● Batang Kelor, memiliki ketinggian 7 – 11 meter, berwarna putih kotor, kulit tipis.
● Daunnya berbentuk kecil-kecil bulat telur , majemuk, bertangkai panjang.
● Bunganya berwarna putih kekuningan dan tudung pelepah berwarna hijau. Bunga ini keluar sepanjang tahun dengan aroma bau semerbak
● Buahnya berbentuk segitiga memanjang 20 – 60 cm yang disebut kelentang. Buah muda berwarna hijau, setelah tua menjadi coklat, juga dapat disayur.
● Bijinya Berbentuk bulat, coklat kehitaman. Berbuah setelah berumur 12 – 18 bulan.
● Akarnya berbentuk tunggang, putih, membesar seperti lobak.

🌿 Perbanyakan tanaman Kelor bisa secara generatif (biji) maupun vegetatif (stek batang).
Tumbuh di dataran rendah maupun tinggi, banyak ditanam sebagai tapal batas atau pagar di halaman rumah atau ladang, yang mana pada musim hujan jatuhan air hujan dapat ditahan oleh sistem akar kelor, dan pada musim kemarau menjadi sumber air bagi tanaman lain. Juga karena sistem akar kelor cukup rapat, bencana longsor jarang terjadi, biidznillah.

🌿Kandungan Zat 🌿

Daun Kelor mengandung beberapa senyawa alami yang dibutuhkan tubuh lebih banyak dibandingkan jenis tanaman lainnya.
Diantaranya, mengandung beberapa senyawa:

● anti inflamasi/peradangan,

● anti oksidan kuat yang melindungi tubuh dari radikal bebas,

● fitonutrien yang banyak seperti klorofil dengan konsentrasi tinggi, karotenoid (sebagai pencegah penyakit kanker, jantung dan degeneratif), serta lainnya,

● beberapa asam amino esensial maupun non esensial untuk membangun sel-sel baru,

● beberapa vitamin maupun mineral penting,

👍 Dan masih banyak lagi kandungan lainnya (lihat gambar).

Melihat perbandingan kandungan Kelor dengan tanaman lainnya maka wajarlah jika ia disebut sebagai Tanaman Super Nutrisi.

🌿 Manfaat 🌿

Dari kandungan gizinya yang banyak, maka tentunya tanaman Kelor ini banyak sekali manfaatnya, tidak hanya daunnya, namun juga akar, batang, bunga, buah dan bijinya.
Semuanya dapat dimanfaatkan untuk penyembuhan, menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan manusia.
Diantara manfaatnya adalah:

● meningkatkan energi dan ketahanan tubuh.
● mengatasi berbagai keluhan misalnya karena kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan),
kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver),
kekurangan vitamin B1 (beri-beri),
kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah),
kekurangan vitamin B3 (dermatitis),
kekurangan vitamin C (pendarahan gusi),
kekurangan kalsium (osteoporosis),
kekurangan zat besi (anemia),
kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak),
● penurun tekanan darah tinggi, jantung, diabetes, antitumor, hingga menghilangkan flek wajah.

● Pada bunganya, bisa sebagai pengobatan flu, sariawan, radang tenggorokan, cacingan, rematik, infeksi, dan sebagai tonik/penguat.

●Pada batangnya, bisa sebagai obat gangguan pencernaan, karang gigi, sariawan, asma, gout, rheumatik, penetralisir racun ular serta kalajengking, melancarkan kencing, kontrasepsi.

● Pada Bijinya, bisa sebagai obat kutil, penyakit kulit ringan, antitumor, antirematik dan tonik.

● Pada akarnya, bisa sebagai obat asma, bengkak kaki (edema), ginjal, pembesaran liver, karang gigi, epilepsi, kepala pusing, terkilir, malaria, penurun tekanan darah tinggi, mengurangi rasa sakit, ketidakteraturan haid, penguat jantung, penyegar kulit, menjaga kesehatan organ reproduksi,

Dan masih banyak lagi lainnya (lihat gambar).

🌿 Selain untuk kesehatan, biji Kelor dapat dipakai sebagai penjernih air, kosmetik, serta sumber minyak goreng nabati, karena biji kelor yang telah kering mengandung 40% lemak tak jenuh.

🍯Majmu’ah BIKUM🍯
____________________(3)

🌿 Pengolahan 🌿

🍶 Kelor bisa diolah dengan cara merebus daun atau buahnya kemudian dimakan,
Bisa juga dengan ditumbuk kemudian diseduh dan diminum sebagai obat atau diteteskan untuk obat mata,
dan bisa juga ditumbuk kemudian dioles untuk
obat kulit.

● Beberapa contoh ramuan:

🍵 Untuk Kolesterol Tinggi dan Diabetes Mellitus

>>> Cara Meramu : 7 gagang daun kelor direbus dengan 3 gelas air hingga air tersisa setengahnya. Kemudian disaring dan diminum rutin dua kali sehari.
Ini telah dibuktikan oleh Jaiswal Dolly, seorang peneliti dari Departemen Kimia Universitas Allahabad, India, bahwa kandungan daun kelor dapat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol.

🍵 Untuk Pengobatan Penyakit Kuning/ Liver

>>> Cara Meramu : 7 gagang Daun kelor ditumbuk halus, dicampur 1 gelas air kelapa dan disaring. Kemudian ditambah 1 sendok makan madu. Diminum rutin sampai sembuh.

🍵 Untuk Reumatik, Nyeri dan Pegal Linu

>>> Cara Meramu : 3 gagang daun kelor dan 1/2sendok makan kapur sirih ditumbuk halus.
Kemudian dipakai untuk obat gosok (param).

🍵 Untuk Mengobati Rabun Ayam

>>> Cara Meramu : 5 gagang daun kelor ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air, disaring, dan dicampur madu.
Kemudian diminum rutin sebelum tidur.

🍵 Untuk Mengobati Sakit Mata

>>> Cara Meramu : 3 gagang daun kelor ditumbuk halus, ditambahkan 1 gelas air dan diaduk sampai merata dan diamkan sejenak sampai ampasnya mengendap.
Kemudian air ramuan tersebut digunakan sebagai obat tetes mata.

🍵 Untuk Mengobati Bisul, dan Luka bernanah

>>> Cara Meramu : 7 gagang daun Kelor ditumbuk sampai halus kemudian ditempelkan pada bagian yang luka sebagai obat luar.

🍵 Untuk Menghilangkan flek pada wajah

>>> Cara meramu: Daun kelor muda ditumbuk halus, dijadikan bedak/dicampur dengan bedak.

🍵 Untuk Mengobati Cacingan

>>> Cara Meramu : 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai, 1-2 batang meniran direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring dan diminum.

💊 Dalam bentuk kapsul, misalnya untuk memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil maka cukup mengkonsumsinya sebanyak 6 kali sehari dengan dosis 50 gram setiap konsumsi.  Sementara, untuk memenuhi kebutuhan gizi balita diperlukan 25 gram serbuk daun kelor setiap kali konsumsi sebanyak 3 kali per hari (Doeer dan Cameron (2005).

🌿Demikianlah sedikit informasi mengenai Daun Kelor Super Nutrisi, marilah kita mengkonsumsi dan melestarikannya,
semoga bermanfaat untuk kesehatan diri, sekeluarga dan banyak orang.

والله اعلم بالصواب

📚 Diambil dari berbagai sumber, ada pada penulis.

🖋dr. Ika Um Aisyah

⏳Publikasi: Kamis, 15 Jumadil Akhir 1437H / 24 Maret 2016.

📲Channel Telegram:
» bit.ly/Majmuah_Bikum

🌐 Website:
» bikum.web.id

🍯 Majmu’ah BIKUM 🍯
⬇️ Catatan Tambahan

Bagi yang menginginkan informasi tambahan, silakan unduh eBook – KELORINA.

Halaman Kelor
http://kelorina.com/ebook-2/

IMG_20160324_093949 IMG_20160330_053946 IMG_20160330_053949
 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published