Seputar Gula Rendah Kalori

💐🍃💐🍃💐🍃💐🍃💐🍃💐

🍯 Seputar Gula Rendah Kalori 🍯

💭 Dengan alasan kesehatan gula rendah kalori banyak dikonsumsi. Umumnya gula rendah kalori ini dikonsumsi bagi mereka yang menderita penyakit kencing manis dan sedang diet. Tapi benarkah gula rendah kalori itu sehat?

📝 Gula rendah kalori merupakan pemanis buatan. Pemanis buatan ini mempunyai indeks glikemik rendah yang rasanya mirip dengan gula, dengan kalori yang sangat rendah bahkan berkalori nol. Pemanis ini karena memiliki indeks glikemik dan berkalori rendah sangat baik ditambahkan pada makanan untuk diabetes sebagai pengganti gula maupun bagi orang-orang yang membatasi gula untuk kesehatan secara umum.

🍒Pengganti gula bisa berupa pemanis buatan dan pemanis alami. Di Indonesia, ada 13 pemanis buatan yang diijinkan penggunaannya dalam makanan yakni aspartam, acesufam-K, alitam, neotam, siklamat, sakarin, sukralosa, isomalt, xilitol, maltitol, manitol, sorbitol, dan laktitol.

👓Ada perhatian khusus untuk pemakaian aspartam. Orang yang lahir dengan kelainan turunan langka fenilketonuria (PKU) harus menghindari aspartam karena bahan ini mengandung asam amino fenilalanin, yang tidak dapat dimetabolisme oleh tubuhnya.

☝🏽Tentu saja, penting bagi semua orang tua untuk membahas setiap masalah yang terkait dengan berat badan dan pola konsumsi anak,  termasuk di dalamnya penggunaan pemanis rendah dan tanpa kalori, dengan dokter umum atau dokter anak.

🇮🇩 Pemanis buatan yang diijinkan di suatu negara bisa jadi berbeda dengan aturan dan regulasi yang diterapkan di negara lain. Meski sudah diijinkan penggunaanya, tetap saja konsumsi pemanis buatan harus dibatasi, sebab studi tentang konsumsi pemanis buatan dalam jangka waktu yang lama belum banyak dilakukan.

🏢 Umumnya pemanis buatan ini digunakan dalam industri makanan dan minuman dalam kemasan. Penggunaan jenis gula ini pun diawasi dengan ketat. Dalam satu hari cukup konsumsi 1 sachet gula rendah kalori.

⚠ Hindari penggunaan gula rendah kalori ini pada masakan, karena fungsinya bukan sebagai pengganti gula. Sangat penting menjaga asupan kalori dalam tubuh, tetapi bukan berarti kita tidak bijak dalam mengonsumsi bahan makanan. Lebih baik batasi konsumsi gula daripada menggunakan gula rendah kalori.

✋🏼 Makanan atau minuman yang sudah mengandung gula alami tidak perlu kita tambah gula lagi, karena sudah cukup manis.

👍🏽Meski pemanis buatan berkalori rendah, konsumsinya juga harusnya diimbangi dengan pemanis alami yang dinilai lebih aman seperti :

✅1. Madu

✅2. Sirup Maple

✅3. Gula Maple

✅4. Agave Nektar :

»Merupakan turunan dari getah yang diambil dari tanaman Agave. Indeks glikemik nya rendah sehingga diserap lebih lama oleh tubuh dan tidak menimbulkan lonjakan gula darah. Tingkat kemanisannya sekitar 2 kali lipat dari gula biasa

✅5. Daun Stevia.

»Dilansir Daily Mail (19/03/2014), daun stevia menghasilkan 250 – 300 kali lipat rasa manis dibanding gula biasa, dan bebas kalori sehingga tidak menyebabkan gula darah naik. Kelebihan lain dari daun stevia adalah, pemanis steviosida dan rebaudiosida yang terkandung di dalamnya tidak dapat difermentasikan oleh bakteri di dalam mulut sehingga tidak menyebabkan gangguan gigi berlubang.

———————-halaman.1

🍯 Majmu’ah BIKUM 🍯
————————–halaman.2

📇 Menurut American Diabetes Association, “pemanis non-kalori yang ditambahkan ke dalam pola makan telah terbukti mendorong pengurangan berat badan sedang, di dalam sebuah program kontrol berat badan multi-disiplin , dapat mendukung program pengurangan berat badan dalam jangka panjang.”

✔Pemanis rendah dan tanpa kalori dapat membantu orang yang kelebihan berat badan atau menderita diabetes untuk mengurangi asupan kalori serta patuh kepada suatu rencana makan sehat. [Catatan: “Pemanis tidak bernutrisi  ” adalah istilah alternatif yang digunakan oleh ahli gizi untuk menjelaskan pemanis rendah dan tanpa kalori.]

👉🏾Walaupun pemanis buatan berbahan kimia telah dinyatakan aman, apabila penggunaannya melebihi ukuran / batas aman tertentu atau dalam jangka panjang, maka dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

⁉Apabila masih ragu untuk menggunakan pemanis buatan, kita bisa meng konsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter atau ahli gizi. Namun, jika tetap ingin menggunakan gula biasa (gula pasir, gula merah, gula aren, madu), bagi penderita DM tentu saja konsumsinya harus dibatasi, sambil menjaga kesehatan dengan konsumsi buah-buahan dan sayuran alami, cukup istirahat, dan rajin berolahraga.

🌸Selesai alhamdulillah..

✒Oleh: #dr_Lina Umm Abdillah
Telah dikoreksi dr. Agustin Aisyah, Sp. PK, MKes

⏳Publikasi: Selasa, 20 Jumadil Akhir 1437H / 29 Maret 2016.

📲Channel Telegram:
» bit.ly/Majmuah_Bikum

🌐 Website:
» bikum.web.id

🍯 Majmu’ah BIKUM 🍯

 

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published